tugas Keamanan komputer rangkuman jurnal
Judul : ANALISIS KEAMANAN SISTEM LOGIN
Tahun : 2011
Penulis : Dyna Marisa Khairina
Sistem login (login, juga biasa disebut log in, log
on, signon, sign on, signin, sign in) adalah
proses untuk mengakses komputer dengan memasukkan identitas dari akun pengguna
dan kata sandi untuk mendapatkan hak akses menggunakan sumber daya komputer
tujuan
MD5 adalah salah satu dari serangkaian algoritma message-digest
yang dirancang oleh Profesor Ronald Rivest dari Massachusetts Institute of
Technology (MIT). Ketika kerja analitis menunjukkan bahwa pendahulu MD5 yaitu
MD4 mulai tidak aman, maka MD5 kemudian dirancang pada tahun 1991 sebagai
pengganti dari MD4. Hash MD5 sepanjang 128-bit (16-byte),
yang dikenal juga sebagai intisari pesan, message digest secara tipikal
ditampilkan dalam bilangan heksadesimal 32-digit. MD5 telah dimanfaatkan secara
bermacam-macam pada aplikasi keamanan dan MD5 juga umum digunakan untuk
melakukan pengujian integritas data.
Validasi berfungsi untuk
mencegah by pass yang dilakukan oleh user yang tidak
bertanggungjawab yang ingin masuk ke resource. Validasi dapat mengecek
keberadaan session untuk userid. Jika user tidak melakukan
login, maka session userid tidak pernah dibuat.
Perintah isset() digunakan
untuk mengecek keberadaan suatu variabel (dalam hal ini variabel session untuk
userid). Perintah ini akan menghasilkan nilai TRUE jika variabel yang
dicek ada, dan FALSE jika variabel tidak ada. Script untuk proses validasi
disisipkan disetiap halaman yang sifatnya private atau yang membutuhkan
autentifikasi user.
Penggunaan MD5 hanya untuk menghindari pengiriman password secara
apa adanya tanpa adanya perlindungan atau pengamanan ke webserver. Pada
masa sekarang sudah banyak tool yang dapat mendekripsi hasil enkripsi
MD5. Untuk pengamanan lebih lanjut maka dibuatlah kombinasi MD5 dengan pengacak
atau menggabungkan password asli dengan suatu string tertentu
lalu dienkripsi.
pentingnya memperhatikan pengamanan dengan mengenkripsi password
pada sistem login sebelum data dikirim ke server. Proses enkripsi
dengan penggunaan MD5 yang dikombinasikan dengan pengacak atau menggabungkan password
asli dengan suatu string tertentu lalu dienkripsi, dirasa dapat
menjaga keamanan atau integritas data lebih baik dibanding enkripsi hanya
dengan menggunakan MD5.
Komentar
Posting Komentar